Langsung ke konten utama

Memaknai Perjalanan

 Terkadang kita lupa bagaimana perihnya perjuangan dan pengorbanan dalam mencapai sebuah titik, sampai kita dihadapkan lagi pada titik permasalahan lainnya.


Dari sini kita belajar, bahwa dalam setiap fase, kita takkan lepas dari berbagai persoalan; bagaimana menghadapi keadaan; bagaimana kita melanjutkan langkah; berani mengambil keputusan dan komitmen atas jalan yang kita pilih.

~


Kita tahu, bahwa jalan yang kita lalui nanti tidak selamanya mulus tanpa hambatan. Beberapa dari kita mungkin akan kaget, sebab ada banyak masalah baru yang tak terduga sebelumnya.


Namun, ada beberapa hal penting yang senantiasa kita pegang, yakni bagaimana kita tetap positif dalam menghadapi lika-liku kehidupan, menjadikan semangat juang kita tak pudar karena hantaman, menyemai keikhlasan dan syukur kita terhadap apa-apa yang digariskan oleh-NYA

_________________

@penaimaji

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tabel Kalor Jenis benda (Pada tekanan 1 atm dan suhu 20 oC)

Tabel Kalor Jenis benda (Pada tekanan 1 atm dan suhu 20 o C) Catatan : Kalor jenis benda biasanya bergantung pada suhu. Btw, apabila perubahan suhu tidak terlalu besar maka besar kalor jenis bisa dianggap tetap Jenis Benda Kalor Jenis (c) J/kg C o kkal/kg C o Air 4180 1,00 A lkohol (ethyl) 2400 0,57 Es 2100 0,50 K ayu 1700 0,40 A luminium 900 0,22 M armer 860 0,20 K aca 840 0,20 B esi / baja 450 0,11 T embaga 390 0,093 P erak 230 0,056 Raksa 140 0,034 T imah hitam 130 0,031 Emas 126 0,030

Burner Bahan Bakar Gas (Part 2)

Burner Bahan Bakar Gas (Part 2) Gas burner dapat diklasifikasikan menjadi premixed burner dan non-premixed burner . Jenis flame stabilizer yang digunakan diperlihatkan pada gambar berikut: Banyak flame stabilizer yang diterapkan pada gas burner. Bluff body , swin dan kombinasinya merupakan mekanisme stabilisasi yang dominan. 1. Fully Premixed Burner Suatu fully premixed burner terdiri atas suatu bagian untuk pengadukan sempurna bahan bakar dan udara upstream dari burner. Burner tertentu terdiri dari flame holder khusus. Penempatan yang memungkinkan campuran menuju combustion chamber dirancang untuk menghasilkan kecepatan yang tinggi melalui sejumlah besar orifice untuk menghindari kemungkinan api menyala kembali melewati flame holder dan menyalakan campuran upstream burner . Pembakaran pada permukaan alat dirancang untuk bahan bakar gas dan udara yang telah tercampur seluruhnya dan membakarnya pada permukaan radian yang berpori. Suatu peletakan yang d...

JENIS-JENIS KALORIMETER

JENIS-JENIS KALORIMETER Beberapa jenis kalorimeter : 1) Kalorimeter Bom Merupakan kalorimeter yang khusus digunakan untuk menentukan kalor dari reaksi-reaksi pembakaran. Kalorimeter ini terdiri dari sebuah bom ( tempat berlangsungnya reaksi pembakaran, terbuat dari bahan stainless steel dan diisi dengan gas oksigen pada tekanan tinggi ) dan sejumlah air yang dibatasi dengan wadah yang kedap panas. Reaksi pembakaran yang terjadi di dalam bom, akan menghasilkan kalor dan diserap oleh air dan bom. Oleh karena tidak ada kalor yang terbuang ke lingkungan, maka : q reaksi = – ( q air + q bom ) Jumlah kalor yang diserap oleh air dapat dihitung dengan rumus : q air = m x c x D T dengan : m = massa air dalam kalorimeter ( g ) c = kalor jenis air dalam kalorimeter (J / g. o C ) atau ( J / g. K ) D T = perubahan suhu ( o C atau K ) Jumlah kalor yang diserap oleh bom dapat dihitung dengan rumus : q bom = C bom x D T dengan : C bom = kapasitas ka...