Langsung ke konten utama

Dinar Vs LM (menurut @ahmadgozali)

Dinar Vs LM (menurut @ahmadgozali)



Siang ini ada kultwit menarik dari @ahmadgozali yang menguraikan pandangannya mengenai dinar vs logam mulia #DvsLM.
Kami coba kopaskan utuh:

@ahmadgozali: Oke, karena banyak yg tanya ttg: Dinar vs LM. Saya bahas sebentar ya…. tag #DvsLM
@ahmadgozali: Untuk transaksi, Dinar lbh simple. Beli 10 Dinar artinya 10 keping Dinar. Harganya 10 x 1 Dinar. #DvsLM
@ahmadgozali: Kalau mau beli LM 200gr bisa 2x100gr, 4x50gr, 40x25gr, 20x10gr,100x2gr, dll…. harganya beda2 walo beratnya sama. #DvsLM
@ahmadgozali: Makin kecil pecahan LM, makin mahal harga beli per gram. Harga jual sama saja. Jadi LM pecahan kecil kurang efisien. #DvsLM
@ahmadgozali: Sedangkan Dinar sama saja, karena cuma ada 1 pecahan tadi. Selisih harga jual-beli Dinar = 4%. #DvsLM
@ahmadgozali: Selisih harga jual-beli LM bervariasi tergantung pecahan: sekitar 4% – 14% selisihnya
@ahmadgozali: Tapi Dinar lbh sulit dicari di toko emas, sedangkan LM bisa kita temukan di toko emas. #DvsLM
@ahmadgozali: Walaupun tidak jual LM, semua toko emas mau beli LM. Tapi jarang toko emas mau beli Dinar. #DvsLM
@ahmadgozali: Karena Dinar dijual di komunitas, maka layanannya lbh personal. Bisa nego, antar-jemput. Klo di toko emas bkn langganan, agak sulit :)
@ahmadgozali: Bagaimana growth harganya LM vs Dinar? Sama aja, karena keduanya emas-emas juga. #DvsLM
@ahmadgozali: Tapi untuk digadai, ada bank syariah yg memperlakukan Dinar = perhiasan, plafondnyha 85%, sedangkan LM 90%. #DvsLM
@ahmadgozali: Dinar & LM sama2 produk Antam & bersertifikat. Jadi tanpa belajar naksir emas, cukup lihat sertifikat aja udah tau kualitasnya. #DvsLM
@ahmadgozali: Yes, Dinar kena PPN. Tapi krn dijual dlm komunitas personal yg non-PKP. PPN tadi cuma sekali aja di Antam. #DvsLM
Yang pasti ada kekurangan dan kelebihan masing-masing, untuk versi detil mungkin nanti kami coba ulas dalam artikel lain.
Yang pasti lagi, adalah kurang bijak kalau Anda hanya mengandalkan tabungan untuk merencanakan masa depan. :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kalor Jenis Benda dan Kapasitas Kalor

Tidak seperti besaran fisika umumnya, kalor adalah besaran yang tidak dapat dilihat. Jumlah kalor yang diserap atau dilepas suatu benda hanya dapat diukur dengan mengamati pengaruhnya terhadap bahan di sekitarnya. Untuk dapat merumuskan jumlah kalor, perhatikan percobaan berikut.





Pada gambar (a), kedua bejana diisi dengan zat cair yang sejenis dan dipanaskan dalam selang waktu yang sama. Ternyata pada bejana yang berisi zat cair lebih sedikit, suhunya lebih tinggi. Jadi, jumlah kalor yang diserap benda berbanding lurus dengan massa benda ( Q ∞ m). Pada gambar (b), kedua benda diisi zat cair yang sejenis dan sama massanya. Ternyata pada selang waktu yang sama, bejana yang dipanasi dengan api lebih besar, memiliki suhu yang lebih tinggi. Jadi, jumlah kalor sebanding dengan kenaikan suhu (Q ∞∆T). Pada gambar (c), bejana A diisi dengan alkohol dan bejana B diisi dengan air. Massa  kedua zat cair di dalam masing-masing bejana sama. Ternyata dalam selang waktu yang sama, suh…

PRINSIP KERJA CERMIN CEMBUNG

PRINSIP KERJA CERMIN CEMBUNG

Pendahuluan
cermin adalah Cermin yang dibuat paling awal adalah kepingan batu mengkilap seperti obsidian, sebuah kaca volkanik yang terbentuk secara alami. Cermin obsidian yang ditemukan di Anatolia (kini Turki), berumur sekitar 6000 SM. Cermin batu mengkilap dari Amerika tengah dan selatan berumur sekitar 2000 SM. Cermin dari tembaga yang mengkilap telah dibuat di Mesopotamia pada 4000 SM dan di Mesir purba pada 3000 SM. Di China, cermin dari perunggu dibuat pada 2000 SM.
Cermin kaca berlapis logam diciptakan di Sidon (kini Lebanon) pada abad pertama M,dan cermin kaca dengan sandaran dari daun emas disebutkan oleh seorang pengarang dari Romawi bernama Pliny dalam buku Natural History miliknya, yang dikarang sekitar tahun 77 M. Orang Romawi juga mengembangkan teknik menciptakan cermin yang kasar dari kaca hembus yang dilapisi dengan timah yang dilelehkan.Cermin parabola pantul pertama kali dideskripsikan oleh fisikawan dari Arab bernama Ibn Sahl…