Langsung ke konten utama

Dampak‬ Negatif Tidur Setelah Subuh

Dampak‬ Negatif Tidur Setelah Subuh

Seringkali kita merasa malas untuk bangun pagi atau kebanyakan dari kita melakukan tidur lagi setelah sholat subuh. Apakah dampak negatif jika kita bangun kesiangan atau tidur lagi setelah subuh? Mari kita lihat penjelasannya di bawah ini...Jam berapakah saudara bangun tidur? Ketika Matahari sudah terbit? Atau ketika matahari sudah tepat di atas kepala kita? Berhati-hatilah saudara, sesungguhnya bangun tidur kesiangan atau tidur lagi setelah subuh memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan kita. Mengapa berdampak negatif? Inilah bebrapa dampaknya:

1. Masalah metabolismeJika Saudara tidur terlalu lama, tubuh tidak akan berfungsi sesuai ritmenya. Anda akan merasa lapar dalam jangka waktu lama dan hal ini mempengaruhi kecepatan metabolisme. Hal ini akan membuat bobot tubuh meningkat.

2. LesuTidur berlebihan akan membuat Saudara merasa lesu karena metabolisme Saudara masih bekerja dalam set malam hari. Tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk memulai sistem dan tidak dapat berfungsi normal. Jika Saudara benar-benar ingin tidur sedikit lebih lama, usahakan jangan lebih dari tiga puluh menit.

3. Kehilangan waktu produktifPara ahli menganggap pagi hari adalah waktu paling produktif karena pikiran Saudara masih segar. Jika Anda tidur terlalu lama maka akan akhirnya kehilangan banyak waktu produktif dalam sehari. Sehingga, Anda harus menyelesaikan pekerjaan sampai larut malam dengan terburu-buru.

4. DisorientasiTidur terlalu lama membuat Saudara sulit berkonsentrasi dalam waktu lama. Kecuali, setelah bangun tidur Anda langsung berolahraga. Lalu, karena metabolisme tidak bisa berhenti otak akan membuat Saudara merasa lapar.

5. Sakit kepalaCairan serebrospinal bergerak ke otak ketika Saudara tidur terlalu lama. Kondisi ini, jika berlangsung dalam waktu lama dapat menyebabkan sakit kepala parah dan bahkan menyebabkan kebutaan. Jadi, pikirkan lagi jika Saudara ingin tidur lebih lama.

Bagaimana saudara, apakah sudah puas dengan jawaban tersebut? Tenang saudara, saya masih punya banyak alasan mengapa tidur setelah subuh itu tidak baik.Begini saudara, sebenarnya Islam telah melarang kita untuk tidur lagi setelah subuh. Mengapa demikian? ikutilah penjelasannya di bawah ini:

1. Tidak sesuai dengan petunjuk Al Quran dan As Sunnah.

2. Bukan termasuk akhlak dan kebiasaan para salafush sholih (generasi terbaik umat ini), bahkan merupakan perbuatan yang dibenci.

3. Tidak mendapatkan barokah di dalam waktu dan amalannya.

4. Menyebabkan malas dan tidak bersemangat di sisa harinya.
Selain itu juga Ibnul Qayim pernah berkata Amalan di waktu muda berpengaruh terhadap amalan di waktu tua, jadi jika pagi sudah bermalas-malasan maka sorenya akan bermalas-malasan juga.

5. Menghambat datangnya rizki.

Ibnul Qayyim berkata, Empat hal yang menghambat datangnya rizki adalah 
[1] tidur di waktu pagi, 
[2] sedikit sholat, 
[3] malas-malasan dan 
[4] berkhianat. 
(Zaadul Maad, 4/378)

6. Menyebabkan berbagai penyakit badan, di antaranya adalah melemahkan syahwat. (Zaadul Maad, 4/222)

Bukan tidak melarang untuk melakukan tidur ya, akan tetapi ada waktu2 tertentu dimana tidur menjadi baik untuk dilakukan, seperti :
1. tidur ketika sangat butuh,
2. tidur di awal malam ini lebih manfaat daripada tidur di akhir malam-,
3. tidur di pertengahan siang ini lebih bermanfaat daripada tidur di waktu pagi dan sore-. Apalagi di waktu pagi dan sore sangat sedikit sekali manfaatnya bahkan lebih banyak bahaya yang ditimbulkan, lebih-lebih lagi tidur di waktu Ashar dan awal pagi kecuali jika memang tidak tidur semalaman.
Wah3x...Ternyata selama ini kita banyak melakukan kesiasiaan ya. Sudah tahu kan dampak negatif bangun tidur kesiangan atau tidur lagi setelah subuh? maka dari itu, mari mulai sekarang kita bangun pagi dan yang terpenting, jangan tidur lagi setelah subuh
taken:http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000015974545/dampak-negatif-tidur-setelah-subuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kalor Jenis Benda dan Kapasitas Kalor

Tidak seperti besaran fisika umumnya, kalor adalah besaran yang tidak dapat dilihat. Jumlah kalor yang diserap atau dilepas suatu benda hanya dapat diukur dengan mengamati pengaruhnya terhadap bahan di sekitarnya. Untuk dapat merumuskan jumlah kalor, perhatikan percobaan berikut.





Pada gambar (a), kedua bejana diisi dengan zat cair yang sejenis dan dipanaskan dalam selang waktu yang sama. Ternyata pada bejana yang berisi zat cair lebih sedikit, suhunya lebih tinggi. Jadi, jumlah kalor yang diserap benda berbanding lurus dengan massa benda ( Q ∞ m). Pada gambar (b), kedua benda diisi zat cair yang sejenis dan sama massanya. Ternyata pada selang waktu yang sama, bejana yang dipanasi dengan api lebih besar, memiliki suhu yang lebih tinggi. Jadi, jumlah kalor sebanding dengan kenaikan suhu (Q ∞∆T). Pada gambar (c), bejana A diisi dengan alkohol dan bejana B diisi dengan air. Massa  kedua zat cair di dalam masing-masing bejana sama. Ternyata dalam selang waktu yang sama, suh…

PRINSIP KERJA CERMIN CEMBUNG

PRINSIP KERJA CERMIN CEMBUNG

Pendahuluan
cermin adalah Cermin yang dibuat paling awal adalah kepingan batu mengkilap seperti obsidian, sebuah kaca volkanik yang terbentuk secara alami. Cermin obsidian yang ditemukan di Anatolia (kini Turki), berumur sekitar 6000 SM. Cermin batu mengkilap dari Amerika tengah dan selatan berumur sekitar 2000 SM. Cermin dari tembaga yang mengkilap telah dibuat di Mesopotamia pada 4000 SM dan di Mesir purba pada 3000 SM. Di China, cermin dari perunggu dibuat pada 2000 SM.
Cermin kaca berlapis logam diciptakan di Sidon (kini Lebanon) pada abad pertama M,dan cermin kaca dengan sandaran dari daun emas disebutkan oleh seorang pengarang dari Romawi bernama Pliny dalam buku Natural History miliknya, yang dikarang sekitar tahun 77 M. Orang Romawi juga mengembangkan teknik menciptakan cermin yang kasar dari kaca hembus yang dilapisi dengan timah yang dilelehkan.Cermin parabola pantul pertama kali dideskripsikan oleh fisikawan dari Arab bernama Ibn Sahl…