Langsung ke konten utama

CERMIN DIRI

Tatkala kuhampiri sebuah cermin
Tampak sosok yang sangat lama kukenal dan sangat sering kulihat
Aneh, namun aneh

Sesungguhnya aku belum mengenal siapa yang kulihat

Tatkala kutatap wajah, hatiku bertanya,
Apakah wajah ini kelak bercahaya dan bersinar indah di surga?
Ataukah wajah ini yang akan hangus legam di neraka jahanam

Tatkala kutatap mata, nanar hatiku bertanya,
Mata inikah yang akan menatap teduh,…..

kelezatan dan kerinduan yang membentang…
Menatap kekasihMu Tuhan!!



memandang haru wajah ayah ibu , menatap sahabat

menatapMu
Atau….

Akankah mata ini yang terbeliak, melotot, menganga

Memburai air mata

Menatap jahanam menganga….
Tuhan.!!!!!!

Akankah mata penuh maksiat ini akan mampu menyelamatkan?

Apa... apa gerangan yang aku tatap selama ini?

Tatkala kutatap mulut

Akankah mulut ini akan memungkasi hidup dengan kalimat suci

kala sakaratul maut berarak menggerayangi….
Ataukah mulut ini yang akan mengecap bara jahanam..

merasakan getir menghanguskan, menghancurkan….
Betapa banyak....... yaaaa betapa banyak

hati yang remuk oleh pisau kataku yang mengiris ngilu….

Tatkala kupandang tubuhku….
Akankah tubuh ini yang akan berpeluk haru

Dalam reuni abadi….
Penuh hangat cahaya surga…
Ataukah akan terpasung menggelepar

Tanpa ampun menahan dera di neraka yang bergolak?

Tatkala kupandang lebih dalam ke hatiku
Betapa hati tak segagah otot yang tampak di cermin,

Tak setampan atau secantik wajah yg terlihat tampan atau ayu..
Betapa beda… betapa beda… betapa beda Tuhan!!
Apa yang dicermin dan apa yang tersembunyi

Betapa yang di dalam hanyalah kebusukan…
Aku tertipu oleh topeng… topeng

betapa pujian dan semua yang terlihat hanyalah topeng..

topeng belaka
Betapa yang indah adalah topeng …

Tuhan... Sudikah Kau menerima segala permohonan tobatku?

Sudikah Kau menerima keadaanku?

dan Janganlah Kau memalingkan mukaMu untukku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Cepat Hafal Al-Qur’an :: Metode Husen

Cara Cepat Hafal Al-Qur’an :: Metode Husen Posted on April 1, 2012 by fayruzrahma Bismillaahirrahmaanirrahiim… Kalau ngeliat para hafidz-hafidzah ituu, subhanallaah yaa… keren abiis… :O Mungkin gak ya, kita bisa seperti mereka? hm…. Kenapa kita perlu menghafal Al-Qur’an? Al-Qur’an akan memberi syafaat di hari akhir kelak. Jadi, yang kasih syafaat besok gak cuma Rasulullah, tapi Qur’an juga kasih Kita masuk syurga itu, sesuai tingkat bacaan hafalannya juga lho :O Kalau kita jadi hafal Al-Qur’an, kita bisa kasih syafaat juga ke orang tua :’) Misal orang tua masuk neraka ( na’udzubillaahi min dzaalik – kami berlindung pada Allah swt dari hal tersebut), kita bisa minta siksaan kepada mereka diperingan… Jika kita hafal Al-Qur’an, insya Allah dunia akan ada di genggaman kita, bukan di hati kita. Le Tips Paksa diri berlama-lama dengan Al-Qur’an! Sediakan waktu khusus untuk hafalan Al-Qur’an. Misal tiap habis tahajud, atau habis Shubuh,...

Burner Bahan Bakar Gas (Part 2)

Burner Bahan Bakar Gas (Part 2) Gas burner dapat diklasifikasikan menjadi premixed burner dan non-premixed burner . Jenis flame stabilizer yang digunakan diperlihatkan pada gambar berikut: Banyak flame stabilizer yang diterapkan pada gas burner. Bluff body , swin dan kombinasinya merupakan mekanisme stabilisasi yang dominan. 1. Fully Premixed Burner Suatu fully premixed burner terdiri atas suatu bagian untuk pengadukan sempurna bahan bakar dan udara upstream dari burner. Burner tertentu terdiri dari flame holder khusus. Penempatan yang memungkinkan campuran menuju combustion chamber dirancang untuk menghasilkan kecepatan yang tinggi melalui sejumlah besar orifice untuk menghindari kemungkinan api menyala kembali melewati flame holder dan menyalakan campuran upstream burner . Pembakaran pada permukaan alat dirancang untuk bahan bakar gas dan udara yang telah tercampur seluruhnya dan membakarnya pada permukaan radian yang berpori. Suatu peletakan yang d...

Tabel Kalor Jenis benda (Pada tekanan 1 atm dan suhu 20 oC)

Tabel Kalor Jenis benda (Pada tekanan 1 atm dan suhu 20 o C) Catatan : Kalor jenis benda biasanya bergantung pada suhu. Btw, apabila perubahan suhu tidak terlalu besar maka besar kalor jenis bisa dianggap tetap Jenis Benda Kalor Jenis (c) J/kg C o kkal/kg C o Air 4180 1,00 A lkohol (ethyl) 2400 0,57 Es 2100 0,50 K ayu 1700 0,40 A luminium 900 0,22 M armer 860 0,20 K aca 840 0,20 B esi / baja 450 0,11 T embaga 390 0,093 P erak 230 0,056 Raksa 140 0,034 T imah hitam 130 0,031 Emas 126 0,030