Langsung ke konten utama

Neraca massa reaksi orde 2 pada reaktor fixed bed multi tube

Neraca massa reaksi orde 2 pada reaktor fixed bed multi tube

Neraca massa reaksi orde 2 pada reaktor fixed bed multi tube :

Reaksi 1 CO + 2H2 → CH3OH
Reaksi 2 CO2 + 3H2 → CH3OH + H20

Konversi reaksi 1 = 99%
Konversi reaksi 2 = 68.75%

Komposisi gas sintetis (Kirk Ortmer)

Komposisi BM % berat masuk reaktor Kg/J
H2 2 74 148
CO 28 15 420
CO2 44 8 352
CH4 16 3 48
H2O 18 0 0
CH3OH 32 0 0
Total 100 968

Reaksi 1 C O + 2H2 ---> CH3OH
A B C

Konversi 1 = X1

Co sisa = n.Ao.(1 - X1)
= 0.15Kg mol/J
= 4.2Kg/j (*BM)

H2 bereaksi = 2nAo.X1
= 29.7Kg mol/J
= 59.4Kg/j (*BM)

CH3OH (tbtk) = n.Ao.X1
= 14.85 Kg mol/J
= 475.2 Kg/j (*BM)

Reaksi 2 C O 2 + 3 H 2 ---->CH3OH + H20
D B C E
Konversi 2 = X2

Co2 sisa = n.Do.(1 - X2)
= 2.5 Kg mol/J
= 110 Kg/j (*BM)
H2 bereaksi = 3.nDo. X2
=16.5 Kg mol/J
= 33 Kg/j (*BM)
CH3OH (tbtk) = n.Do.X2
= 5.5 Kg mol/J
= 176 Kg/j (*BM)
H20 (tbtk) = n.Do.X2
= 5.5 Kg mol/J
= 99 Kg/j (*BM)

Total H2 Yang bereaksi = H2 reaksi1+ H2 reaksi2
= 29.7 16.5
= 46.2 Kg mol/jam

H2 sisa = H2 masuk - ( H2 reaksi1 H2 reaksi 2)
= 74 - ( 29,7 19,8 )
= 27.8 Kg mol/J
= 55.6 Kg/j (*BM)

Total CH3OH = CH3OH (r 1) + CH3OH (r 2)
= 14.85 5.5
= 20.35 Kg mol/J
= 651.2 Kg/j (*BM)

Komposisi keluar reaktor

Komposisi BM %Berat Keluar reaktor Kg/J
H2 2 27.8 55.6
CO 28 0.15 4.2
CO2 44 2.5 110
CH4 16 3 48
CH3OH 32 20.35 651.2
H2O 18 5.5 99
Total 968

% CH3OH yang dihasilkan = 86.8

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kalor Jenis Benda dan Kapasitas Kalor

Tidak seperti besaran fisika umumnya, kalor adalah besaran yang tidak dapat dilihat. Jumlah kalor yang diserap atau dilepas suatu benda hanya dapat diukur dengan mengamati pengaruhnya terhadap bahan di sekitarnya. Untuk dapat merumuskan jumlah kalor, perhatikan percobaan berikut.





Pada gambar (a), kedua bejana diisi dengan zat cair yang sejenis dan dipanaskan dalam selang waktu yang sama. Ternyata pada bejana yang berisi zat cair lebih sedikit, suhunya lebih tinggi. Jadi, jumlah kalor yang diserap benda berbanding lurus dengan massa benda ( Q ∞ m). Pada gambar (b), kedua benda diisi zat cair yang sejenis dan sama massanya. Ternyata pada selang waktu yang sama, bejana yang dipanasi dengan api lebih besar, memiliki suhu yang lebih tinggi. Jadi, jumlah kalor sebanding dengan kenaikan suhu (Q ∞∆T). Pada gambar (c), bejana A diisi dengan alkohol dan bejana B diisi dengan air. Massa  kedua zat cair di dalam masing-masing bejana sama. Ternyata dalam selang waktu yang sama, suh…

PRINSIP KERJA CERMIN CEMBUNG

PRINSIP KERJA CERMIN CEMBUNG

Pendahuluan
cermin adalah Cermin yang dibuat paling awal adalah kepingan batu mengkilap seperti obsidian, sebuah kaca volkanik yang terbentuk secara alami. Cermin obsidian yang ditemukan di Anatolia (kini Turki), berumur sekitar 6000 SM. Cermin batu mengkilap dari Amerika tengah dan selatan berumur sekitar 2000 SM. Cermin dari tembaga yang mengkilap telah dibuat di Mesopotamia pada 4000 SM dan di Mesir purba pada 3000 SM. Di China, cermin dari perunggu dibuat pada 2000 SM.
Cermin kaca berlapis logam diciptakan di Sidon (kini Lebanon) pada abad pertama M,dan cermin kaca dengan sandaran dari daun emas disebutkan oleh seorang pengarang dari Romawi bernama Pliny dalam buku Natural History miliknya, yang dikarang sekitar tahun 77 M. Orang Romawi juga mengembangkan teknik menciptakan cermin yang kasar dari kaca hembus yang dilapisi dengan timah yang dilelehkan.Cermin parabola pantul pertama kali dideskripsikan oleh fisikawan dari Arab bernama Ibn Sahl…