Langsung ke konten utama

ANTARA PERKATAAN DAN PERBUATAN HARUS SESUAI

ANTARA PERKATAAN DAN PERBUATAN HARUS SESUAI


                   
                     بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم .                     


             Alkisah, ada seorang anak yang sangat menyukai gula-gula. Dia selalu meminta makanan tersebut kepada ayahnya. Ayahnya adalah seorang yang miskin. Dia tidak bisa selalu memenuhi permintaan anaknya. Akan tetapi sang anak tidak bisa memahami dan terus merengek setiap waktu untuk meminta gula-gula. Sang ayah berpikir keras bagaimana caranya untuk menghentikan permintaan sang anak. Di sana terdapat seorang manusia suci yang tinggal di dekat rumahnya. Sang ayah mempunyai sebuah ide. Dia memutuskan untuk membawa anaknya kepada lelaki tersebut dengan harapan dia dapat membujuk sang anak agar berhenti meminta gula-gula setiap saat.
            Sang ayah dan anak pergi kepada lelaki suci tersebut. Sang ayah berkata kepadanya, “Wahai orang suci, bisakah engkau meminta kepada anakku agar berhenti meminta gula-gula, karena aku tidak mampu memenuhinya?” orang suci ini nempak dalam kesulitan, karena dia juga sangat menyukai gula-gula. Bagaimana mungkin dia meminta sang anak berhenti meminta gula-gula? Orang suci ini akhirnya berkata kepada sang ayah, agar membawa kembali kepadanya setelah satu bulan.
            Selama satu bulan, orang suci itu berhenti memakan gula-gula. Ketika sang ayah dan anaknya kembali, dia berkata kepada sang anak, “anakku sayang, maukah kamu berhenti meminta gula-gula, karena ayahmu tidak mampu memenuhinya?” setelah itu sang anak berhenti meminta gula-gula.
            Sang ayah bertanya kepada orang suci itu, “kenapa kamu tidak meminta anakku berhenti meminta gula-gula sebulan yang lalu ketika kami datang?” orang suci menjawab, “bagaimana mungkin aku meminta anak itu untuk berhenti meminta gula-gula, sedangkan aku sangat menyukainya. Dan pada akhir bulan akhirnya aku berhenti makan gula-gula.” Sebuah contoh dari seseorang adalah lebih bermakna daripada sebuah kata-kata.
            Ketika kita meminta seseorang untuk melakukan sesuatu, ita harus melakukannya juga. Kita tidak boleh meminta seseorang untuk melakukan sesuatu yang tidak kita lakukan.
Yakinkan selalu bahwa perbuatanmu sesuai dengan kata-katamu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kalor Jenis Benda dan Kapasitas Kalor

Tidak seperti besaran fisika umumnya, kalor adalah besaran yang tidak dapat dilihat. Jumlah kalor yang diserap atau dilepas suatu benda hanya dapat diukur dengan mengamati pengaruhnya terhadap bahan di sekitarnya. Untuk dapat merumuskan jumlah kalor, perhatikan percobaan berikut.





Pada gambar (a), kedua bejana diisi dengan zat cair yang sejenis dan dipanaskan dalam selang waktu yang sama. Ternyata pada bejana yang berisi zat cair lebih sedikit, suhunya lebih tinggi. Jadi, jumlah kalor yang diserap benda berbanding lurus dengan massa benda ( Q ∞ m). Pada gambar (b), kedua benda diisi zat cair yang sejenis dan sama massanya. Ternyata pada selang waktu yang sama, bejana yang dipanasi dengan api lebih besar, memiliki suhu yang lebih tinggi. Jadi, jumlah kalor sebanding dengan kenaikan suhu (Q ∞∆T). Pada gambar (c), bejana A diisi dengan alkohol dan bejana B diisi dengan air. Massa  kedua zat cair di dalam masing-masing bejana sama. Ternyata dalam selang waktu yang sama, suh…

PRINSIP KERJA CERMIN CEMBUNG

PRINSIP KERJA CERMIN CEMBUNG

Pendahuluan
cermin adalah Cermin yang dibuat paling awal adalah kepingan batu mengkilap seperti obsidian, sebuah kaca volkanik yang terbentuk secara alami. Cermin obsidian yang ditemukan di Anatolia (kini Turki), berumur sekitar 6000 SM. Cermin batu mengkilap dari Amerika tengah dan selatan berumur sekitar 2000 SM. Cermin dari tembaga yang mengkilap telah dibuat di Mesopotamia pada 4000 SM dan di Mesir purba pada 3000 SM. Di China, cermin dari perunggu dibuat pada 2000 SM.
Cermin kaca berlapis logam diciptakan di Sidon (kini Lebanon) pada abad pertama M,dan cermin kaca dengan sandaran dari daun emas disebutkan oleh seorang pengarang dari Romawi bernama Pliny dalam buku Natural History miliknya, yang dikarang sekitar tahun 77 M. Orang Romawi juga mengembangkan teknik menciptakan cermin yang kasar dari kaca hembus yang dilapisi dengan timah yang dilelehkan.Cermin parabola pantul pertama kali dideskripsikan oleh fisikawan dari Arab bernama Ibn Sahl…