Langsung ke konten utama

Ini Dia Cara Mengatasi Kantuk di Kantor

Ini Dia Cara Mengatasi Kantuk di Kantor

img

Menahan rasa kantuk di kantor merupakan hal yang paling menyebalkan. Pekerjaan yang menumpuk menjadi tidak dapat diselesaikan secara maksimal. Terlebih lagi jika rasa kantuk tersebut terjadi saat di tengah-tengah rapat penting. Semuanya bisa jadi kacau, sehingga tidak dapat konsentrasi. Seperti dikutip dari Times of India, sebenarnya ada beberapa langkah sederhana yang dapat membantu Anda terlepas dari masalah tersebut.

1. Tidur Lebih Awal
Selama di kantor, berapa kali merasa diri Anda menguap saat sedang bekerja? Berapa kali Anda bolak-balik ke pantry hanya untuk menyeduhkan kopi agar menghilangkan rasa kantuk?

Tak sedikit orang merasakan rasa kantuk di tempat kerja karena beberapa alasan. Menurut para ahli, alasan dengan urutan teratas yaitu kebanyakan dari mereka mulai mengantuk di kantor pada siang hari. Biasanya hal tersebut terjadi karena kurangnya tidur atau kebiasaan tidur yang buruk di malam harinya. Oleh karena itu, mulai sekarang cobalah untuk istirahat di malam hari secara teratur. Dengan begitu Anda dapat tidur nyenyak pada malam harinya.

2. Jeda & Rileks
Jika Anda menghabiskan waktu berjam-jam untuk bekerja di belakang meja, sebaiknya sering-seringlah Anda mengambil waktu luang sedikit untuk jalan ke pantry, toilet atau ke ruangan rekan kerja. Hal ini untuk dapat membuat Anda menjadi lebih rileks, serta menghindari rasa kantuk.

Pada saat makan siang, Anda juga bisa mengambil waktu sekitar 10 menit untuk berjalan kaki di area kantor. Misalnya ke mini market yang berada di dekat kantor atau sekedar ke kantin. Ini akan membuat Anda merasa lebih segar.

3. Pejamkan Mata
Memejamkan mata sejenak di tempat kerja juga bisa dilakukan. Namun, pastikan Anda melakukannya selama waktu istirahat. Kekuatan tidur siang selama 10 hingga 15 menit dapat membuat semangat bekerja bangkit kembali.

4. Hindari Menatap Monitor Terlalu Lama
Selain itu, hindarilah melihat layar komputer selama berjam-jam tanpa istirahat apapun. Hal tersebut dapat menyebabkan kelelahan pada mata dan rasa kantuk jadi semakin memburuk. Penting untuk Anda menghindari layar komputer sesaat secara teratur untuk bersantai dan mengistirahatkan mata.
(fer/rma)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kalor Jenis Benda dan Kapasitas Kalor

Tidak seperti besaran fisika umumnya, kalor adalah besaran yang tidak dapat dilihat. Jumlah kalor yang diserap atau dilepas suatu benda hanya dapat diukur dengan mengamati pengaruhnya terhadap bahan di sekitarnya. Untuk dapat merumuskan jumlah kalor, perhatikan percobaan berikut.





Pada gambar (a), kedua bejana diisi dengan zat cair yang sejenis dan dipanaskan dalam selang waktu yang sama. Ternyata pada bejana yang berisi zat cair lebih sedikit, suhunya lebih tinggi. Jadi, jumlah kalor yang diserap benda berbanding lurus dengan massa benda ( Q ∞ m). Pada gambar (b), kedua benda diisi zat cair yang sejenis dan sama massanya. Ternyata pada selang waktu yang sama, bejana yang dipanasi dengan api lebih besar, memiliki suhu yang lebih tinggi. Jadi, jumlah kalor sebanding dengan kenaikan suhu (Q ∞∆T). Pada gambar (c), bejana A diisi dengan alkohol dan bejana B diisi dengan air. Massa  kedua zat cair di dalam masing-masing bejana sama. Ternyata dalam selang waktu yang sama, suh…

PRINSIP KERJA CERMIN CEMBUNG

PRINSIP KERJA CERMIN CEMBUNG

Pendahuluan
cermin adalah Cermin yang dibuat paling awal adalah kepingan batu mengkilap seperti obsidian, sebuah kaca volkanik yang terbentuk secara alami. Cermin obsidian yang ditemukan di Anatolia (kini Turki), berumur sekitar 6000 SM. Cermin batu mengkilap dari Amerika tengah dan selatan berumur sekitar 2000 SM. Cermin dari tembaga yang mengkilap telah dibuat di Mesopotamia pada 4000 SM dan di Mesir purba pada 3000 SM. Di China, cermin dari perunggu dibuat pada 2000 SM.
Cermin kaca berlapis logam diciptakan di Sidon (kini Lebanon) pada abad pertama M,dan cermin kaca dengan sandaran dari daun emas disebutkan oleh seorang pengarang dari Romawi bernama Pliny dalam buku Natural History miliknya, yang dikarang sekitar tahun 77 M. Orang Romawi juga mengembangkan teknik menciptakan cermin yang kasar dari kaca hembus yang dilapisi dengan timah yang dilelehkan.Cermin parabola pantul pertama kali dideskripsikan oleh fisikawan dari Arab bernama Ibn Sahl…